MAKASSAR, mediabarometer.net — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia (DPD LSM TRINUSA) Sulawesi Selatan yang dipimpin langsung oleh Drs. Sadikin menggelar audiensi resmi bersama pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Baliase BBWS Pompengan Jeneberang ini membahas sejumlah persoalan krusial, mulai dari dugaan aktivitas tambang galian C ilegal yang mengancam infrastruktur jembatan dan jalan nasional hingga persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penanganan gulma air.
Dalam audiensi tersebut, Drs. Sadikin memaparkan temuan lapangan terkait maraknya dugaan aktivitas pertambangan galian C tanpa izin yang beroperasi di bantaran sungai di sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Luwu Timur, Luwu, Sinjai, dan Maros.
Aktivitas ini dinilai tidak hanya berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan dan infrastruktur vital seperti jembatan dan jalan, tetapi juga memicu potensi kebocoran PAD yang berujung pada defisit anggaran di kabupaten/kota terkait.
Audiensi ini diterima dengan baik oleh jajaran pimpinan dan pejabat fungsional BBWS Pompengan Jeneberang, di antaranya perwakilan bidang operasi, pemeliharaan, serta tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Dari hasil pertemuan tersebut, Ketua DPD LSM TRINUSA menyatakan bersyukur karena agenda berjalan dengan sangat baik dan konstruktif. Pihak BBWS Pompengan Jeneberang memberikan respons positif serta berkomitmen penuh untuk melakukan penindakan tegas di lapangan.
“Alhamdulillah audiensi berjalan dengan baik. Pihak BBWS Pompengan Jeneberang berkomitmen melakukan penindakan tegas ketika titik koordinat lokasi tambang di lapangan dapat disajikan dengan jelas dan akurat,” ujar Drs. Sadikin usai rapat.
Selain menyoroti masalah tambang ilegal, Drs. Sadikin juga mengangkat isu faktual terkait pertumbuhan eceng gondok yang masif di badan-badan sungai yang memerlukan penanganan berkala.
Ia menyampaikan apresiasi atas penjelasan pihak balai bahwa pembersihan eceng gondok yang tumbuh setiap hari tentu memiliki mekanisme dan regulasi penganggaran maintenance dari pemerintah.
Melalui audiensi ini, kedua belah pihak berharap terbangun sinergi yang kuat. Pembahasan ini sekaligus menjadi titik temu antara lembaga pengawasan sosial dan instansi pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya air, ketertiban perizinan, serta optimalisasi pendapatan daerah di Sulawesi Selatan.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Triga Nusantara Indonesia
Plt. Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBWS Pompengan Jeneberang
Kepala Bidang KPISDA BBWS Pompengan Jeneberang
Kepala Bidang PJPA BBWS Pompengan Jeneberang
Kepala Bidang PJSA BBWS Pompengan Jeneberang
Ketua Unit Kepatuhan Intern BBWS Pompengan Jeneberang
Tim PPNS BBWS Pompengan Jeneberang
Jafung Ahli Madya BBWS Pompengan Jeneberang:
Ir. Anshar, Sp.1
Magdalena Tanga, S.ST., MT
Ir. Muhammad Firdaus, ST., MSP
Sofyan Widjaya, ST., MSP
Bagus Kurniawan, ST., MSP
(Catatan: Surat tersebut ditandatangani oleh Yusma Elfita selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Pompengan Jeneberang).
( Bangdanu )








Komentar