GRESIK, mediabarometer.net — Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk tangki bermuatan cairan stearin terjadi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, tepatnya di sekitar pertigaan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 14.15–14.20 WIB. Insiden tersebut menyebabkan muatan tumpah ke badan jalan hingga sejumlah pengendara sepeda motor tergelincir dan mengalami luka-luka.
Truk tangki bernomor polisi L 9112 UY itu dikemudikan Muhammad (30), warga Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Kendaraan tersebut dilaporkan membawa sekitar 2.000 liter cairan stearin, bahan baku pembuatan sabun dan lilin, dari Kawasan Industri Gresik (KIG) menuju Mojokerto. Sejumlah pemberitaan juga menyebut adanya muatan biosolar, tetapi rincian muatan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Petugas kepolisian di lokasi, AKP Azie, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan sementara pengemudi, kecelakaan bermula ketika sopir berusaha menghindari pengendara sepeda motor di depannya. “Informasi sementara dari keterangan sopir, beliau berusaha untuk menghindari pengendara roda dua sehingga mencoba membanting kendaraannya. Akibatnya terjadi kecelakaan tunggal dan truk terbalik,” ujar AKP Azie. Keterangan tersebut merupakan kronologi awal berdasarkan pengakuan pengemudi, sedangkan penyebab pasti kejadian masih dalam pendalaman kepolisian.
Setelah truk terguling, tangki mengalami kerusakan sehingga cairan stearin tumpah dan membasahi permukaan jalan. Tumpahan tersebut membuat badan jalan licin dan membahayakan pengguna jalan yang melintas. Salah satu korban, Intan (19), dilaporkan terjatuh saat mengendarai Honda Beat bernomor polisi W 6450 GV bersama ibu dan dua adiknya. Ia mengaku tidak melihat adanya cairan di jalan sebelum sepeda motornya tergelincir. Intan mengalami luka lecet pada kaki, ibunya juga mengalami luka, sedangkan salah satu adiknya diduga mengalami keseleo.
Berdasarkan pemberitaan sejumlah media, tiga pengendara sepeda motor yang terjatuh telah mendapat penanganan medis. Petugas kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas dan rekayasa dengan membuka satu jalur agar kendaraan tetap dapat melintas. Petugas juga menaburkan pasir dalam jumlah besar pada area terdampak untuk mengurangi kelicinan dan mencegah jatuhnya korban tambahan. Panjang area tumpahan berbeda-beda dalam laporan media, sehingga angka pastinya belum dapat dipastikan.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena tumpahan muatan kendaraan berat dapat membahayakan banyak pengguna jalan, bahkan setelah kecelakaan awal terjadi. Penanganan cepat terhadap tumpahan dan pengamanan lokasi menjadi penting untuk mencegah insiden lanjutan. Pengendara yang melintasi kawasan tersebut diimbau mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas.
Hingga berita ini disusun, informasi yang tersedia menyebut tidak ada korban jiwa, tetapi sejumlah pengendara mengalami luka akibat tergelincir. Penyebab pasti kecelakaan, rincian lengkap muatan, serta identitas perusahaan pemilik kendaraan maupun pengangkutnya masih memerlukan konfirmasi kepada pihak terkait. mediabarometer.net akan mengedepankan informasi yang terverifikasi dan perkembangan resmi dari kepolisian.
( Tim/Red )
#polresgresik
#dishub
#fyp
#lakalantas
#beritaterkini








Komentar