oleh

Tragedi LPG Meledak di Surabaya, Kenzo Jalani 4 Kali Operasi — APH Diminta Jangan Tutup Mata

banner 468x60

Surabaya, mediabarometer.net – Tragedi ledakan tabung LPG 3 Kg yang terjadi di wilayah Jalan Kapas Madya Gang 1-B Nomor 30, RT 03 RW 03, Kelurahan Kapas Madya Baru, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, kini resmi memasuki ranah hukum. Korban melalui pihak keluarga telah melaporkan dugaan pengoplosan gas elpiji dan penjualan LPG ilegal ke Polrestabes Surabaya.

Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan/Pelaporan Masyarakat dengan Nomor: STTLPM/550/V/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA, tertanggal 5 Mei 2026. Pelapor atas nama Maria Vita, warga domisili Sidotopo, Semampir, Surabaya.

banner 336x280

Dalam laporan itu disebutkan, peristiwa ledakan terjadi pada 31 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu keluarga membeli tabung LPG 3 Kg di warung milik seseorang berinisial Br, yang berada tidak jauh dari lokasi rumah. Namun saat tabung dipasang ke regulator dan hendak digunakan, kompor tidak langsung menyala. Berselang beberapa menit kemudian, ledakan hebat terjadi di area dapur rumah.

Ledakan tersebut diduga berasal dari tabung LPG 3 Kg yang dicurigai telah mengalami praktik pengoplosan. Dugaan itu kini menjadi dasar laporan resmi masyarakat kepada aparat kepolisian agar dilakukan penyelidikan menyeluruh.

Akibat kejadian tersebut, korban bernama Kenzo Moreno Usu Baihaqi mengalami luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Asrama Haji Surabaya. Kondisi korban memprihatinkan karena harus menjalani serangkaian operasi akibat luka bakar yang cukup parah.

Berdasarkan informasi keluarga, Kenzo telah menjalani empat kali tindakan operasi. Operasi terbaru dilakukan pada Senin, 11 Mei 2026, mulai pukul 11.45 WIB hingga sekitar pukul 15.30 WIB. Luka yang dialami korban tidak hanya meninggalkan penderitaan fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi keluarga.

Maria Vita, ibu korban, meminta aparat penegak hukum tidak lamban menangani kasus yang diduga berkaitan dengan peredaran LPG ilegal tersebut. Ia berharap kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan masyarakat luas.

“Keinginan dan harapan terbesar saya saat ini adalah pihak kepolisian segera mungkin menindaklanjuti laporan saya kemarin, surat laporan dari Kepolisian Nomor : STTLPM/550/V/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA. Di sini saya berjuang bersama anak saya, Kenzo Moreno Usu Baihaqi, untuk sembuh dan pulih kembali seperti sedia kala tanpa meninggalkan trauma dalam hidupnya. Saya juga berharap ini menjadi pelajaran bagi semua penjual, pedagang, tengkulak, maupun pengecer LPG 3 Kg di mana pun, agar tidak ada lagi korban berikutnya dan bisa lebih amanah lagi,” ungkap Maria Vita dengan penuh harap.

Kasus ini pun memunculkan sorotan tajam terhadap lemahnya pengawasan distribusi LPG subsidi 3 Kg di lapangan. Dugaan praktik pengoplosan gas bersubsidi dinilai bukan lagi sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan publik.

Jika benar ditemukan adanya unsur pengoplosan maupun distribusi ilegal, maka aparat penegak hukum diminta bertindak tegas tanpa pandang bulu. APH juga didorong untuk mengusut kemungkinan adanya jaringan distribusi LPG ilegal yang selama ini beroperasi secara bebas di Surabaya maupun wilayah sekitarnya.

Peristiwa yang dialami Kenzo menjadi alarm keras bahwa praktik curang demi keuntungan pribadi dapat berujung pada penderitaan panjang bahkan hilangnya nyawa masyarakat kecil. Publik kini menunggu langkah cepat dan ketegasan aparat dalam membongkar dugaan mafia LPG oplosan agar tragedi serupa tidak kembali memakan korban.

( Tim/Red )

#Kapolda Jawa Timur
#Dirreskrimsus Polda Jatim
#Kapolrestabes Surabaya
#Kasatreskrim Polrestabes Surabaya
#Kasat Reskrim Polsek Tambaksari
#Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus
#Dinas Perdagangan Kota Surabaya
#Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur
#Komisi VII DPR RI
#Komisi C DPRD Kota Surabaya
#Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)
#Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur
#Kementerian ESDM RI – Dirjen Migas
#BPH Migas

TO BE CONTINUE

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed