BAWEAN, mediabarometer.net — Suasana Bazar UMKM dalam rangkaian Hari Besar Bawean (HBB) ke-425 semakin semarak dengan kehadiran artis Nana Mardiana, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Bukan sekadar hadir sebagai tamu, Nana Mardiana menyempatkan diri turun langsung menyapa para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membuka stan di kawasan Alun-Alun Sangkapura.
Nana terlihat berkeliling dari satu stan ke stan lainnya, melihat berbagai produk yang ditawarkan sekaligus berinteraksi dengan para pelaku UMKM. Kehadirannya pun sontak menarik perhatian masyarakat yang berada di lokasi bazar.
Bagi pelaku UMKM, momen tersebut menjadi pengalaman tersendiri. Perhatian terhadap produk lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari promosi yang semakin memperkenalkan hasil usaha masyarakat Bawean kepada masyarakat yang lebih luas.
Salah satu pelaku UMKM, Antok, mengaku senang melihat antusiasme masyarakat terhadap kegiatan bazar yang menjadi bagian dari rangkaian HBB ke-425 tersebut.
“Kami sangat senang dan bangga karena kegiatan UMKM ini mendapat perhatian. Kehadiran Nana Mardiana yang turun langsung menyapa para pelaku UMKM tentu menjadi penyemangat bagi kami. Mudah-mudahan melalui HBB ini produk-produk UMKM Bawean semakin dikenal dan bisa berkembang lebih luas,” ujar Antok.
Menurutnya, kegiatan seperti Bazar UMKM tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk lokal dan membuka peluang pasar baru.
Sementara itu, Koordinator UMKM HBB ke-425, Muhammad Akbar Anthony, bersama Korlap UMKM HBB ke-425, Multazam, turut mengawal kegiatan agar para pelaku usaha dapat mengikuti bazar dengan baik.
Bazar UMKM ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian Hari Besar Bawean (HBB) ke-425. Bersamaan dengan rangkaian HBB tersebut, Pulau Bawean juga menjadi bagian dari kegiatan Sail to Indonesia Chapter Bawean 2026, sehingga aktivitas masyarakat, wisatawan, pelaku usaha dan tamu dari luar daerah semakin terasa.
Kondisi tersebut menjadi peluang bagi UMKM Bawean untuk memperkenalkan produk unggulan mereka secara lebih luas. Produk kuliner, kerajinan maupun berbagai hasil kreativitas masyarakat lokal mendapat ruang untuk tampil dan dikenal oleh pengunjung.
Kehadiran Nana Mardiana di tengah-tengah pelaku UMKM pun memberikan warna tersendiri bagi pelaksanaan bazar. Interaksi langsung dengan pelaku usaha menunjukkan bahwa kegiatan HBB tidak hanya berbicara tentang perayaan budaya dan sejarah Bawean, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
HBB ke-425 akhirnya bukan hanya menjadi panggung untuk mengenang perjalanan panjang sejarah Bawean, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak, berkarya dan memperkenalkan potensi lokal.
Bagi para pelaku UMKM, semakin banyak orang mengenal produk Bawean, semakin terbuka pula peluang produk lokal untuk berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.
( A.latif )









Komentar