oleh

LPI-TIPIKOR Dorong Nazali Lempo Jadi Jaksa Agung

banner 468x60
Ketua Umum DPP LPI-TIPIKOR RI, Aidil Fitri, S.H.

JAKARTA, mediabarometer.net — Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawasan dan Investigasi Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (DPP LPI-TIPIKOR RI) secara terbuka memberikan dukungan dan rekomendasi kepada Presiden Republik Indonesia agar Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Nazali Lempo, S.H., M.H., CHRMP. dipertimbangkan sebagai calon Jaksa Agung Republik Indonesia.

Dukungan tersebut dituangkan dalam surat bernomor 00299/DPP-LPI-TIPIKOR/IX/2026 tertanggal 1 September 2026 dan ditandatangani langsung oleh Aidil Fitri, S.H. selaku Ketua Umum DPP LPI-TIPIKOR RI.

banner 336x280

Dalam surat rekomendasinya, DPP LPI-TIPIKOR RI menilai pemberantasan korupsi saat ini membutuhkan figur pemimpin Kejaksaan Agung yang tidak hanya memiliki kapasitas yuridis, tetapi juga keberanian dalam mengambil tindakan, ketegasan serta integritas moral yang tidak mudah digoyahkan.

Nama Nazali Lempo dinilai memiliki sejumlah pengalaman yang relevan, termasuk saat mengemban jabatan sebagai Komandan Pusat Polisi Militer TNI (Danpuspom TNI). Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan organisasi dalam menilai kapasitas kepemimpinan dan ketegasannya dalam menjalankan penegakan aturan.

DPP LPI-TIPIKOR RI juga mempertimbangkan latar belakang pendidikan hukum serta pengalaman dalam penanganan persoalan kompleks. Menurut organisasi tersebut, kemampuan investigasi, pemahaman hukum dan keberanian mengambil keputusan menjadi faktor penting dalam menghadapi praktik korupsi yang semakin sistemik.

Ketua Umum DPP LPI-TIPIKOR RI, Aidil Fitri, S.H., menegaskan bahwa rekomendasi tersebut merupakan sikap kelembagaan dan bukan sekadar dukungan personal.

“Kami memberikan dukungan ini berdasarkan pertimbangan rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, integritas dan kebutuhan penegakan hukum saat ini. Kejaksaan Agung membutuhkan figur yang berani, independen dan mampu bekerja tanpa pandang bulu dalam menghadapi korupsi,” tegas Aidil Fitri.

Ia menambahkan, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan aturan dan kewenangan, tetapi membutuhkan keberanian untuk mengeksekusi penegakan hukum secara konsisten.

“Kami berharap siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Kejaksaan Agung benar-benar mampu berdiri tegak di atas kepentingan hukum dan kepentingan negara. Jangan sampai penegakan hukum tajam ke bawah tetapi tumpul ketika berhadapan dengan kekuatan dan kepentingan tertentu,” ujarnya.

Moch Hasan – Ketua Tim Investigasi DPP LPI-TIPIKOR RI Jawa Timur

Sementara itu, dukungan dari wilayah Jawa Timur juga disampaikan Moch Hasan selaku Ketua Tim Investigasi DPP LPI-TIPIKOR RI Jawa Timur. Ia menyatakan pihaknya mendukung penuh rekomendasi yang disampaikan DPP LPI-TIPIKOR RI kepada Presiden.

“Kami di Jawa Timur mendukung rekomendasi DPP LPI-TIPIKOR RI. Pemberantasan korupsi membutuhkan pemimpin yang tegas, berintegritas dan tidak mudah diintervensi oleh kepentingan politik maupun kepentingan ekonomi,” kata Moch Hasan.

Menurutnya, Kejaksaan Agung harus mampu menjadi institusi penegak hukum yang mendapatkan kepercayaan masyarakat sekaligus berani mengusut perkara korupsi berskala besar secara profesional.

LPI-TIPIKOR RI juga menilai pengalaman Nazali Lempo dalam bidang penegakan disiplin, pengawasan internal dan kepemimpinan dapat menjadi modal dalam mendorong pembenahan kelembagaan serta memperkuat integritas internal Korps Adhyaksa.

DPP LPI-TIPIKOR RI berharap rekomendasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan Presiden dalam menentukan figur terbaik untuk memimpin Kejaksaan Agung.

Bagi LPI-TIPIKOR RI, dukungan tersebut merupakan bagian dari aspirasi masyarakat sipil untuk mendorong hadirnya kepemimpinan penegakan hukum yang berani, independen, transparan dan berpihak pada kepentingan negara serta keadilan masyarakat.

( Cak Mus )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *