oleh

Dua Bocah Tewas Terbakar di Simorejo, Dugaan Korsleting Listrik Diselidiki

banner 468x60

SURABAYA, mediabarometer.net – Tragedi memilukan terjadi di Jalan Simorejo XVI, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Minggu (13/9/2026) sore. Dua anak yang masih bersaudara ditemukan meninggal dunia setelah kamar di rumah mereka terbakar. Kedua korban diketahui berusia 7 dan 5 tahun.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 15.38 WIB setelah warga melihat kepulan asap dari dalam rumah. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 15.44 WIB. Saat petugas datang, api telah lebih dahulu dipadamkan warga.

banner 336x280

Petugas selanjutnya melakukan pembasahan dan pemeriksaan di lokasi. Dalam pemeriksaan kamar yang terbakar, dua korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan awal DPKP Surabaya, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang menyebabkan bagian exhaust dan kipas di dalam kamar terbakar. Api kemudian diduga merambat ke kasur sehingga menghasilkan asap pekat di dalam ruangan. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab dan kronologi secara menyeluruh.

Informasi mengenai ponsel yang sedang dicas dan disebut-sebut menjadi pemicu kebakaran perlu diverifikasi lebih lanjut. Hingga informasi yang tersedia, belum terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang yang memastikan bahwa ledakan atau penggunaan ponsel saat pengisian daya merupakan penyebab kebakaran.

Kondisi kamar juga menjadi perhatian karena berdasarkan keterangan yang diberitakan, pintu kamar ditemukan dalam keadaan terkunci dari luar menggunakan rantai. Situasi tersebut diduga membuat kedua korban kesulitan keluar ketika kebakaran terjadi. Keberadaan kedua orang tua korban saat kejadian juga disebut sedang tidak berada di rumah.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan instalasi dan perangkat listrik di rumah. Orang tua juga diimbau memastikan kabel, adaptor, stopkontak, kipas, serta perangkat elektronik lainnya dalam kondisi layak dan tidak meninggalkan anak-anak dalam situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Masyarakat sekitar turut mengingatkan agar setiap potensi gangguan listrik segera ditangani dan perangkat elektronik yang tidak digunakan sebaiknya diputus dari sumber listrik. Tragedi di Simorejo diharapkan menjadi pelajaran bersama agar keselamatan keluarga menjadi perhatian utama dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

(Red)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *