PASURUAN, mediabarometer.net – Selasa ( 7/4/2026 ) Kasus pembacokan dan pengeroyokan yang menimpa Firman Maulidia di wilayah Purwosari terus menjadi sorotan publik. Meski satu pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian, namun sejumlah pelaku lain, termasuk yang diduga membawa senjata tajam, masih berkeliaran bebas dan belum tersentuh hukum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tidak hanya menjadi sasaran pembacokan, tetapi juga mengalami pengeroyokan oleh beberapa orang. Kondisi ini memicu desakan keras dari berbagai pihak agar aparat penegak hukum bertindak cepat dan tidak tebang pilih dalam menangani perkara tersebut.
Pihak Polres Pasuruan melalui Humas memberikan konfirmasi resmi terkait perkembangan kasus ini. “Benar, satu pelaku sudah kami amankan dan saat ini dalam proses penahanan. Namun, kami juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat. Proses pengembangan kasus terus berjalan,” ujar perwakilan Humas Polres Pasuruan.
Ketua Umum LSM Gajah Mada Nusantara, Misbakhul Munir, saat dikonfirmasi awak mediabarometer melalui sambungan WhatsApp, menegaskan bahwa hukum tidak boleh dipermainkan. “Kami mendesak APH untuk segera menangkap seluruh pelaku yang terlibat. Jangan sampai ada kesan pembiaran. Jika benar ada lebih dari satu pelaku yang membawa senjata tajam, maka semuanya harus diproses hukum tanpa terkecuali,” tegasnya.
Senada dengan itu, Erick selaku Ketua LSM TRINUSA DPC Pasuruan Raya juga menyampaikan sikap tegasnya. Dalam keterangannya via WhatsApp, ia meminta aparat bekerja maksimal dan tidak memberi ruang bagi pelaku untuk lolos. “Kami minta APH bergerak cepat, profesional, dan totalitas. Tangkap semua pelaku pengeroyokan dan pembacokan ini. Hukum tidak boleh pandang bulu, siapa pun pelakunya harus ditindak tegas,” ujar Erick.
Kedua pimpinan LSM tersebut juga mengingatkan agar kasus ini tidak berhenti pada satu tersangka saja. Mereka menilai masih adanya pelaku lain yang belum tertangkap menjadi tanda bahwa proses penegakan hukum belum sepenuhnya tuntas. Mereka menuntut agar seluruh pelaku segera ditangkap dan kasus ini diproses hingga ke meja persidangan tanpa ada upaya penutupan.
Sebagai bentuk komitmen, LSM TRINUSA dan LSM Gajah Mada Nusantara bersama awak media menyatakan akan terus mengawal jalannya proses hukum hingga tuntas. Masyarakat kini menanti langkah nyata dari aparat penegak hukum, apakah mampu menuntaskan kasus ini secara adil atau justru menyisakan tanda tanya besar terhadap penegakan hukum di Pasuruan.
( Tim/Red )
TO BE CONTINUE








Komentar