JAKARTA, mediabarometer.net — Aktivis senior gerakan Reformasi 1998, Taryana, S.T., menyampaikan dukungan agar Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Nazali Lempo, S.H., M.H., M.Tr.Opsla., CHRMP., dipertimbangkan untuk mengemban jabatan Jaksa Agung Republik Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Taryana dengan mempertimbangkan pengalaman Nazali di bidang hukum, kepemimpinan, serta rekam pengabdiannya di lingkungan TNI. Dalam karier militernya, Nazali pernah dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Komandan Pusat Polisi Militer TNI (Danpuspom TNI).
Penunjukan Nazali sebagai Danpuspom TNI pada 2021 tercatat dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/645/VII/2021. Saat itu, ia sebelumnya menjabat sebagai Danpuspomal dan kemudian dipercaya memimpin Pusat Polisi Militer TNI.
“Laksda TNI Dr. Nazali Lempo adalah sosok yang tegas, bersih, dan berintegritas tinggi. Beliau memiliki rekam jejak yang solid dalam penegakan hukum. Oleh karena itu, saya menyuarakan dukungan agar beliau dipercaya menduduki posisi Jaksa Agung RI,” ujar Taryana dalam keterangan persnya.
Selain pengalaman di lingkungan penegakan hukum militer, Nazali juga memiliki latar belakang akademik hukum. Ia tercatat menyelesaikan pendidikan doktoral bidang hukum di Universitas Hasanuddin. Rekam pendidikan dan pengalaman tersebut sebelumnya juga menjadi salah satu alasan sejumlah pihak menyuarakan namanya dalam wacana kandidat Jaksa Agung.
Menurut Taryana, munculnya figur dengan pengalaman hukum dan kepemimpinan dari lingkungan militer dapat menjadi salah satu alternatif yang dipertimbangkan dalam proses penentuan pimpinan Kejaksaan Agung. Namun, keputusan mengenai pengangkatan Jaksa Agung tetap merupakan kewenangan Presiden sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Taryana juga menyoroti latar belakang Nazali yang berasal dari Kabupaten Kerinci, Jambi. Baginya, perjalanan karier Nazali di tingkat nasional menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat daerah asalnya.
Dukungan tersebut, kata Taryana, merupakan bagian dari aspirasi pribadi sebagai aktivis yang berharap penegakan hukum nasional semakin mengedepankan profesionalitas, akuntabilitas, transparansi, dan kepastian hukum.
Nama Nazali Lempo sendiri bukan kali pertama muncul dalam wacana mengenai posisi Jaksa Agung. Pada 2024, sejumlah tokoh dan organisasi juga pernah menyampaikan pandangan publik mengenai kemungkinan dirinya menjadi salah satu figur yang dipertimbangkan untuk posisi tersebut.
( Hasan )









Komentar