SURABAYA, mediabarometer.net – Viralnya unggahan sayembara berhadiah Rp20 juta bagi masyarakat yang memberikan informasi keberadaan terduga pelaku pembunuhan ASN Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, akhirnya mendapat penjelasan langsung dari pihak yang menginisiasi unggahan tersebut.
Awak mediabarometer.net melakukan konfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp kepada Aipda Sigit Dwi Susanto, Katim Opsnal Unit URC Jatanras Polda Jawa Timur, yang dikenal luas dengan julukan “Hellboy”. Sementara Kanit Unit URC Jatanras Polda Jatim dijabat oleh AKP M. Fauzi, S.H.

Dalam keterangannya, Hellboy membenarkan bahwa informasi mengenai sayembara tersebut memang berasal dari dirinya sebagai bagian dari upaya membantu proses pengungkapan kasus.
“Iya, Mas. Memang benar statement dari saya. Kami baru dilimpahi untuk membantu back up penanganan kasus ini sejak kemarin. Video di e-tol dan Bandara Juanda sudah terlanjur viral, sehingga pelaku terus bergerak dan berpindah-pindah tempat,” ujar Hellboy.
Menurutnya, inisiatif pemberian hadiah itu merupakan salah satu strategi untuk mempersempit ruang gerak terduga pelaku agar masyarakat lebih peduli dan bersedia memberikan informasi yang akurat.
Hellboy menegaskan, dana hadiah tersebut bukan berasal dari anggaran negara maupun institusi Polri, melainkan hasil urunan dari anggota dan sejumlah pihak yang peduli terhadap pengungkapan kasus tersebut.
“Ini pakai dana pribadi kami semua dan beberapa orang yang peduli. Ada yang dari ketua ormas menyumbang Rp3 juta, ada Rp5 juta. Pokoknya kalau sampai pelaku ditemukan berkat informasi masyarakat, yang memberi informasi akan diberikan hadiah sebesar Rp20 juta,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejak unggahan tersebut viral, banyak informasi dari masyarakat mulai berdatangan. Dari sejumlah laporan yang diterima, terdapat dua informasi yang dinilai paling mendekati dan masih terus didalami.
“Semoga benar. Ada salah satu netizen dari luar kota yang memberi informasi. Kalau memang A1, malam ini kami bergerak,” katanya.
Menurut Hellboy, viralnya unggahan tersebut justru memberikan dampak positif terhadap proses penyelidikan karena semakin banyak masyarakat yang mengenali wajah terduga pelaku.
“Harapannya, karena sudah viral dibantu rekan-rekan media, masyarakat yang mungkin pernah satu kos, satu apartemen, atau satu rumah susun dengan pelaku jadi mengenali dan langsung menghubungi nomor yang kami cantumkan. Sekarang sudah banyak yang menghubungi, dan beberapa informasi sedang kami dalami,” tuturnya.
Hellboy menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku diduga memiliki latar belakang sebagai pelaku penipuan dan kerap berpindah-pindah kota sehingga proses pengejaran membutuhkan dukungan luas dari masyarakat.
“Pelakunya cukup pintar karena korbannya banyak. Oleh sebab itu, pengungkapan kasus ini harus ditangani bersama. Kami berharap masyarakat yang mengetahui keberadaannya segera memberikan informasi agar pelaku bisa segera diamankan,” pungkasnya.
Kasus pembunuhan ASN Bangkalan Ruly Yunis Setiawati sendiri masih menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang terparkir di kawasan Bandara Juanda, Sidoarjo.
Hingga kini aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dengan mengembangkan berbagai informasi yang masuk dari masyarakat.
(Cak Mus/Red)
#polri #poldajatim #jatanraspoldajatim #fyptiktok # beritaterkini











Komentar