Bondowoso, mediabarometer.net — Suasana duka menyelimuti Gunung Saeng, Bondowoso, setelah seorang pendaki muda bernama Fahrul Hidayatullah atau akrab disapa Baim (18), warga Desa Bangsalsari, Jember, ditemukan meninggal dunia pada Minggu (4/5/2025) setelah empat hari pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Kejadian berawal pada Minggu pagi (4/5), saat korban bersama empat rekannya—Mundri, Wulan, Rian, dan Fajar—melakukan pendakian ke Gunung Saeng via jalur Desa Sumberwaru, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso. Saat rombongan turun sekitar pukul 13.30 WIB, Fahrul dilaporkan terjatuh di jalur terjal dan menghilang dari rombongan.
Pencarian segera dilakukan oleh tim gabungan sebanyak 21 personel, terdiri dari BPBD, relawan, TNI, Polri, dan pencinta alam. Namun, proses penyisiran pada malam hari terpaksa dihentikan karena cuaca ekstrem berupa hujan dan badai.
Pencarian dilanjutkan keesokan harinya dengan dua regu SAR gabungan. Pada pukul 10.20 WIB, Tim SRU 1 berhasil mencapai puncak Gunung Saeng dan menemukan korban. Evakuasi dilakukan secara estafet melalui jalur yang licin dan berlumpur, dengan tantangan medan terjal dan minim sinyal komunikasi.
Sekitar pukul 16.45 WIB, korban berhasil dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Sumberwaru, sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses otopsi dan pemulasaran jenazah di RSUD dr. Soebandi Jember.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Seluruh tim yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.
Kendala yang Dihadapi Tim SAR:
Jalur licin dan berlumpur, Cuaca ekstrem, Sinyal komunikasi terbatas, Personel terbatas, Medan berat
Unsur Terlibat:
BPBD Bondowoso, BASARNAS, BPBD Jember, BPBD Situbondo, Polri, TNI, Damkar, PMI, TAGANA, RAPI, ORARI, komunitas SAR dan relawan lokal, serta masyarakat setempat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan persiapan matang dalam setiap pendakian gunung, khususnya bagi pendaki muda.
( Cak Mus )











Komentar