Surabaya, mediabarometer.net – 3 September 2025 – Wakapolres Tanjung Perak, Kompol Anindita, melakukan kunjungan kerja ke Polsek Kenjeran dan disambut hangat oleh Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andrias, beserta jajaran. Hadir pula Komandan Koramil Kenjeran Kapten Aris, Camat Kenjeran Yuri Widarko SH., serta perwakilan organisasi masyarakat Madura Asli (MADAS) dan Pemuda Pancasila Kenjeran.
Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah, dan ormas dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Surabaya.
Dalam arahannya, Wakapolres Anindita menegaskan komitmen penuh jajaran Polri untuk menjaga kondusifitas Surabaya pasca terjadinya kerusuhan yang berujung pada pembakaran Gedung Negara Grahadi dan sejumlah pos polisi.
“Surabaya harus aman, wajib aman, dan akan tetap aman. Tidak boleh ada warga yang terprovokasi oleh ulah pihak tak bertanggung jawab. Polri berdiri di garda terdepan demi keamanan kota ini,” tegasnya.
Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andrias, menambahkan bahwa Surabaya merupakan pusat kehidupan Jawa Timur yang tidak boleh diganggu stabilitasnya. “Jika Surabaya terganggu, dampaknya akan meluas. Karena itu, TNI, Polri, dan masyarakat harus bersatu menjaga kota ini. Tidak ada ruang bagi provokator,” ujarnya.
Senada, Komandan Koramil Kenjeran, Kapten Aris, menegaskan kesiapan TNI dalam berdiri sejajar dengan Polri dan masyarakat. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami pastikan Kenjeran dan Surabaya tetap aman, tidak boleh ada yang berani mengacau,” katanya.
Camat Kenjeran, Yuri Widarko, juga menyampaikan apresiasi atas sinergi aparat dan masyarakat. “Kami mendukung penuh sinergi TNI-Polri dengan ormas. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga,” tegasnya.
Dukungan nyata juga datang dari MADAS Kenjeran dan Pemuda Pancasila yang menyatakan siap menjadi benteng masyarakat untuk mencegah provokasi dan aksi anarkis.
Rangkaian kunjungan ini menegaskan bahwa Surabaya adalah harga mati: tetap aman, tetap kondusif, dan tidak akan pernah bisa diguncang oleh siapa pun.
( Red /S )











Komentar