Surabaya, mediabarometer.net – Pergantian kepemimpinan di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. Terhitung mulai 2 April 2026, jabatan Lurah Kedung Cowek resmi diemban oleh Frans Setyadi Twee Dyanto Putro, SE, menggantikan Ayu Vitasari, SP, M.Agr yang kini mengemban amanah baru sebagai Lurah Asemrowo.
Dalam keterangannya, Frans yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pemerintahan (Kasipem) menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pola kepemimpinan berbasis kemitraan dan pendekatan humanis kepada seluruh elemen masyarakat.
“Saya akan selalu melakukan pendekatan dengan perangkat kelurahan dan masyarakat. Kita rangkul semuanya, mulai dari RT, RW, LPMK, kader, hingga seluruh elemen warga. Terutama bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan,” ujar Frans.
Ia juga berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak agar roda pemerintahan di Kedung Cowek dapat berjalan optimal.
“Mohon doa, dukungan, dan kerja sama dari semua pihak. Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan selalu diberikan kesehatan dalam melayani masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, mantan Lurah Kedung Cowek, Ayu Vitasari, turut menyampaikan harapan atas kepemimpinan baru serta pentingnya menjaga kesinambungan kemitraan yang telah terjalin.
“Saya berharap kepemimpinan Pak Frans dapat terus memperkuat sinergi dan kemitraan yang selama ini sudah terbangun. Kedung Cowek memiliki potensi besar jika seluruh elemen terus solid dan saling mendukung,” ungkap Ayu.
Selama menjabat di Kedung Cowek, Ayu dikenal aktif dalam kegiatan sosial, khususnya dalam membantu masyarakat kurang mampu, anak yatim piatu, serta kaum dhuafa. Kepedulian sosial tersebut menjadi fondasi kuat dalam membangun hubungan harmonis antara pemerintah kelurahan dan warga.
Kini, dengan estafet kepemimpinan yang baru, semangat kemitraan diharapkan semakin kokoh, guna mendorong pelayanan publik yang lebih responsif, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat.
( Cak Mus )













Komentar