oleh

Sedekah Laut dan Santunan Anak Yatim di Kedung Cowek, Warga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

banner 468x60

Surabaya, mediabarometer.net – Jum’at (10/07/2026) Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Sedekah Laut dan Santunan Anak Yatim yang digelar warga Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya. Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan masyarakat pesisir tersebut dihadiri unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, sesepuh, pinisepuh, serta warga dari dalam maupun luar wilayah Kedung Cowek.

Acara diawali dengan pembacaan doa bersama dan tausiyah keagamaan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki yang diberikan Allah SWT kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan. Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.

banner 336x280

Hadir dalam kegiatan tersebut HUDAYA, S. STP selaku Camat Bulak,Frans Setyadi Twee Dyanto Putro, SE, Lurah Kedung Cowek, Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat, sesepuh, pinisepuh, serta warga Kedung Cowek dan masyarakat dari berbagai wilayah yang turut memeriahkan acara.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Pada kesempatan tersebut, Lurah Kedung Cowek menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang terus menjaga dan melestarikan tradisi Sedekah Laut. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persatuan dan kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim.

“Tradisi Sedekah Laut harus terus kita jaga. Selain sebagai wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga. Kami dari Kelurahan Kedung Cowek sangat mendukung kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat, terutama santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial bersama,” ujar Frans Setyadi.

Sementara itu, Ustad Fadli yang memberikan tausiyah dan memimpin doa bersama mengajak masyarakat untuk senantiasa meningkatkan rasa syukur, menjaga kerukunan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

“Kegiatan Sedekah Laut ini merupakan bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas rezeki yang telah diberikan melalui laut. Semoga melalui doa bersama ini masyarakat Kedung Cowek senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan rezeki, kesehatan, serta dijauhkan dari segala marabahaya,” tutur Ustad Fadli.

Selain doa bersama dan tausiyah, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial masyarakat.

Momentum tersebut menjadi bukti bahwa tradisi budaya dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Masyarakat berharap kegiatan Sedekah Laut dan Santunan Anak Yatim dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai warisan budaya sekaligus sarana mempererat hubungan antarwarga.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, masyarakat Kedung Cowek optimistis dapat terus menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, serta melestarikan tradisi yang menjadi identitas kawasan pesisir Surabaya.

( Saiful Panggeh / Cak Mus )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *