oleh

Rumah Warga di Sarambhe Dibobol Maling, Emas dan Uang Tunai Raib

banner 468x60

BAWEAN, mediabarometer.net — Aksi pencurian terjadi di rumah milik Sanwaidi (32), warga Dusun Serambah, Desa Kebun Telukdalam, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Rabu (13/5/2026). Dalam peristiwa tersebut, korban yang akrab disapa Sansan kehilangan emas dan uang tunai dengan total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 4.00 WIB saat istri korban hendak mengantar anaknya ke SDIT Sangkapura. Saat masuk ke kamar, ia mendapati dompet miliknya berada di atas kasur dan tirai jendela dalam keadaan bergeser sehingga menimbulkan kecurigaan.

banner 336x280

“Waktu istri saya masuk kamar, dompetnya sudah ada di atas kasur. Tirai jendelanya juga agak geser. Setelah dicek, kotak emas sudah tidak ada,” ujar Sansan kepada mediabarometer.net.

Merasa ada yang tidak beres, sang istri langsung membangunkan korban. Setelah memeriksa isi rumah, Sansan mendapati lemari dalam keadaan terbuka dan sejumlah tas miliknya telah hilang.

“Saya lihat lemari sudah terbuka. Tas-tas saya juga sudah enggak ada. Ada empat tas yang dibawa pelaku, dua tas gendong dan dua tas lainnya,” katanya.

Korban menyebut uang tunai yang hilang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Selain itu, sejumlah perhiasan emas milik keluarga juga raib dan ditaksir bernilai ratusan juta rupiah.

Menurut korban, pelaku diduga masuk ke dalam rumah melalui tingkap atau jendela saat kondisi rumah sedang sepi. Aksi pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 WIB.

“Waktu itu saya ada di kandang karena ada acara laga. Saya sama anak buah semua di sana. Yang di rumah cuma istri dan anak,” jelasnya.

Sansan mengaku mulai yakin telah terjadi pencurian setelah kotak emas milik istrinya dan dompet besar miliknya tidak ditemukan saat diperiksa kembali pada sore hari. Padahal, pada pagi harinya barang-barang tersebut masih berada di tempat penyimpanan.

Sementara itu, Kepala Desa Kebun Telukdalam, Salaman, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan adanya laporan warga kehilangan di Dusun Serambah.

“Terkait info itu saya kurang faham pak. Barusan saya tanya ke pak Sekdes memang benar ada warga yang kehilangan tepatnya di Dusun Serambah. Yang lebih faham kejadian tersebut Kasun Serambah Bapak Saiful,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Aipda Wijiono dari Unit Reskrim Polsek Sangkapura langsung mendatangi rumah korban usai menerima informasi dari Kepala Dusun Serambah. Polisi kemudian meminta keterangan korban sekaligus melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Dari hasil pengecekan awal, petugas menemukan bekas jejak kaki yang diduga milik pelaku pencurian. Jejak tersebut mengarah ke tingkap rumah yang diduga menjadi akses masuk pelaku.

Selain itu, beberapa tas milik korban juga ditemukan dalam keadaan ditinggalkan di samping rumah dan area persawahan yang berjarak sekitar 40 meter dari lokasi kejadian. Diduga pelaku hanya mengambil barang-barang berharga sebelum meninggalkan tas tersebut.

Saat ini kasus pencurian tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap pelaku pencurian.

( A.latif )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *