Gresik, mediabarometer.net — Aktivitas proyek Alun-Alun Sangkapura pada Senin, 14 Juli 2025, terpantau sepi tanpa kehadiran pekerja. Dari pantauan awak media di lokasi, hanya terlihat dua unit mobil pikap yang menurunkan urukan tanah dan pasir laut di area proyek.
Jamal, petugas K3 di proyek Alun-Alun Sangkapura, saat dihubungi melalui telepon seluler, menyampaikan bahwa pada hari ini memang tidak ada pekerja di lapangan. Ia mengatakan bahwa pekerjaan di alun-alun saat ini sudah berkurang sehingga tidak banyak aktivitas yang dilakukan.
Proyek Alun-Alun Sangkapura yang dijadwalkan rampung pada 25 Juli 2025 hingga hari ini baru mencapai sekitar 65 persen penyelesaian. Sisa waktu yang tinggal sekitar sebelas hari lagi menimbulkan pertanyaan apakah proyek dapat selesai tepat waktu.
Camat Sangkapura, Umar Junid, S.Sos., M.M., ketika dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler, mengatakan bahwa waktu pengerjaan proyek telah diperpanjang. Ia juga mengungkapkan bahwa pasir laut yang digunakan untuk proyek tersebut tidak memiliki izin resmi. Selain itu, ia menegaskan bahwa seharusnya material pasir untuk proyek diambil dari luar Pulau Bawean sesuai ketentuan.
Hingga berita ini ditulis, proyek masih berjalan lambat dan penyelesaiannya belum mencapai target. Awak media akan terus memantau perkembangan proyek Alun-Alun Sangkapura hingga rampung.
( A.Latif )













Komentar