Bawean, Gresik. mediabarometer.net — Sejak Rabu, 9 Oktober 2025, warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengeluhkan bahan bakar jenis Pertalite yang diduga tercampur dengan Bio Solar. Akibatnya, sejumlah sepeda motor mogok dan mengalami kerusakan setelah pengisian.
Keluhan tersebut banyak datang dari wilayah Kecamatan Sangkapura dan sekitarnya. Warga mengaku motor mereka mendadak mati, mengeluarkan asap tebal, dan sulit dinyalakan setelah mengisi bensin dari pengecer.
Andi, warga Dusun Gunung-Gunung, Desa Patarselamat, menjadi salah satu korban terbaru.
Hari ini saya isi dua liter, tapi motor langsung brebet dan susah nyala. Warnanya juga beda, agak kuning dan baunya kayak solar,” ujarnya.
Sementara itu, Anam, pekerja bengkel di Sangkapura, mengatakan sejak kemarin sudah ada beberapa motor yang mengalami kerusakan serupa akibat bahan bakar diduga oplosan tersebut.
Sudah ada lima sepeda motor yang masuk ke bengkel saya. Ada yang habis tiga ratus ribu rupiah, tapi ada juga yang sampai habis empat ratus tiga puluh ribu karena harus bongkar karburator dan ganti busi,” ungkapnya.
Warga berharap bahan bakar yang beredar di Pulau Bawean segera kembali normal seperti sebelumnya. “Kami cuma ingin bensin yang bagus lagi, biar motor tidak rusak terus,” kata salah satu pengguna motor di Sangkapura.
( A.latif )













Komentar