oleh

Pemerintah Menganti Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Korban Banjir di Boboh dan Pranti

banner 468x60

Menganti- Gresik, mediabarometer.net – 3 Maret 2025 – Pemerintah Kecamatan Menganti bergerak cepat dalam menangani bencana banjir yang melanda Desa Boboh, Bringkang, dan Pranti dengan mendirikan dapur umum di Desa Domas. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan pangan warga terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Menganti pada awal Maret 2025 menyebabkan banyak warga terdampak, khususnya di Desa Boboh dan Pranti. Untuk membantu mereka, pemerintah kecamatan mendirikan dapur umum sebagai langkah tanggap darurat.

banner 336x280

Inisiatif ini digagas langsung oleh Camat Menganti, Bagus Arif Jauhari, S.STP, dan diteruskan kepada AKD Dodik. Pelaksanaannya melibatkan seluruh kepala desa se-Kecamatan Menganti, yang memberikan dukungan dalam bentuk bahan makanan dan dana operasional. Selain itu, dapur umum ini juga mendapat bantuan dari berbagai organisasi, seperti Pawon Wongbodho, LSM Passer, serta Wongbodho Journalist.

Dapur umum ini didirikan di lapangan voli Desa Domas, yang dipilih karena lokasinya strategis, berada di tengah antara desa-desa terdampak banjir.

Dapur umum ini mulai beroperasi pada 3 Maret 2025 dan akan terus berjalan selama masa tanggap darurat. Pada hari pertama, dapur umum ini menyiapkan 700 porsi nasi bungkus, yang kemudian ditingkatkan menjadi 1.000 porsi pada hari kedua untuk berbuka puasa.

Tujuan utama pendirian dapur umum ini adalah untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan asupan makanan yang cukup. Selain itu, ini juga menjadi bentuk solidaritas antara pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Pendistribusian makanan dilakukan dengan dua cara :

1. Langsung ke lokasi terdampak, seperti Boboh, Gantang, Bringkang, dan Pranti.

2. Melalui kepala desa atau perangkat dusun untuk memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan.

Upaya pendirian dapur umum ini menunjukkan sinergi antara pemerintah, kepala desa, dan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan warga terdampak dapat terbantu dan tetap mendapatkan asupan makanan yang cukup selama masa tanggap darurat berlangsung.

( Cak Mus )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *