oleh

Panen Raya Bawang Merah di Gunungteguh, Bukti Keberhasilan Pendampingan Petani

-Uncategorized-1404 Dilihat
banner 468x60

Bawean, Gresik mediabarometer.net –
Petani Desa Gunungteguh, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, melaksanakan panen raya bawang merah hasil program pendampingan peningkatan produktivitas pertanian, Selasa (15/10/2025).

Kegiatan panen berlangsung di lahan percontohan desa dan dihadiri oleh Kepala Desa Gunungteguh, Abdul Haris, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Muhammad Ali, perwakilan dari UPT Penyuluhan Pelaksana Pertanian (P3) Bawean, Sofyan Tsauri dan Ahasannul Baihaqi, serta Ketua Karang Taruna Desa Gunungteguh, Sanim.

banner 336x280

Dalam wawancaranya, Kepala Desa Abdul Haris menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petani yang terus berinovasi dalam mengembangkan komoditas bawang merah. “Kami sangat bangga dengan hasil panen tahun ini. Ini bukti bahwa kerja sama antara petani, penyuluh, dan pemerintah desa berjalan baik dan membawa hasil nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Muhammad Ali menjelaskan bahwa hasil panen kali ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan penimbangan di lapangan, produktivitas bawang merah di Desa Gunungteguh mencapai rata-rata 3,4 kilogram per meter persegi. “Pendampingan dari penyuluh pertanian sangat membantu kami dalam teknik budidaya, pemupukan, dan pengendalian hama,” katanya.

Perwakilan UPT Pelaksana penyuluhan pertanian Bawean, Sofyan Tsauri, menuturkan bahwa program pendampingan di Pulau Bawean menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di seluruh desa kepulauan.

Sedangkan Ketua Karang Taruna Desa Gunungteguh, Sanim, menegaskan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan kelompok tani dalam setiap kegiatan pertanian. “Pemuda desa tidak hanya menjadi penonton, tapi juga ikut turun membantu petani di lapangan. Kami ingin Karang Taruna menjadi bagian dari gerakan membangun pertanian yang maju di Gunungteguh,” ujarnya.

Panen raya di Desa Gunungteguh ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara petani, pemerintah, penyuluh, dan pemuda desa dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan serta memperkuat ketahanan pangan lokal di wilayah Bawean.

( A.latif )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *