Gresik, mediabarometer.net — Kejutan datang dari gelaran Tournament Bola Voli Ababil Cup di Pulau Bawean. Klub kebanggaan masyarakat. MBVC absen dari daftar peserta. Ketiadaan tim yang selama ini dikenal solid dan atraktif ini menuai tanda tanya besar dari para pendukung fanatiknya.
“Kami terkejut dan kecewa. MBVC selalu hadir, selalu menghibur, dan bukan klub kecil yang bisa diabaikan begitu saja,” ujar salah satu fans MBVC melalui pernyataan terbuka yang viral di media sosial.
Meski selama ini dikenal rutin mengirim pemain berkualitas, termasuk pemain bon dari luar pulau, serta memiliki basis suporter yang militan, MBVC kali ini tidak masuk dalam undangan resmi panitia Ababil Cup. Menurut informasi, ketidakhadiran MBVC diduga karena tidak ada komunikasi langsung kepada panitia mengenai kesediaan mereka memperkuat tournament, meskipun hal itu tak lazim dilakukan oleh klub besar seperti MBVC.
“Masak hanya karena kami tidak bilang ‘kami mau main’, lalu tidak diundang? Kami selalu siap, seperti biasa,” lanjut fans tersebut.
Panitia pelaksana Ababil Cup, saat dihubungi melalui sambungan telepon, menyatakan bahwa keputusan mengundang klub-klub baru berasal dari arahan pihak KOK dan Kecamatan. Hal ini makin mempertegas kekecewaan pendukung MBVC yang merasa klubnya layak mendapat tempat tanpa harus diminta hadir.
MBVC sendiri tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim putrinya berhasil mencetak Atlit besar “Nur Atika Sari” yang sudah mendapat 2 gelar di ajang Internasional (Sea Games) Timnas Voli Pantai. Sementara di tim putra MBVC juga berhasil mengirimkan 2 perwakilan Dhiyad & Reafaldy, yang siap mewakili Kab. Gresik dalam ajang POMPROV (Pekan Olahrag Provinsi) & POMPROV (Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi) Serta PORSENASMA (Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa).
“Benderaku mulai memudar, tapi sembilan bintang masih menjaga pondasi. Tetaplah berjaya, MBVC,” tulis seorang fans, menyiratkan harapan agar klub kebanggaannya terus berkibar di tengah himpitan kompetisi yang makin ketat.
(A.latif)














Mungkin dikarenakan MBVC Jarang mendatangkan pemain dari daratan Jawa. Ada bahasa tak kera ngebon mn teguh