Surabaya, mediabarometer.net — Ormas MADAS (Madura Asli) Nusantara kembali memperluas jaringannya. Pada Minggu malam, 29 Juni 2025, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Surabaya menggelar Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Krembangan, untuk masa bakti 2025–2029. Acara berlangsung khidmat di Kalianak Timur Gang Lebar, dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pengurus MADAS mulai dari DPW Jawa Timur, DPD Kota Surabaya, hingga perwakilan DPK se-Kota Surabaya. Turut hadir pula tamu undangan dari Muspika, seperti Lurah Moro Krembangan, Camat Krembangan, Danramil Krembangan, serta perwakilan Polsek Krembangan.
Momentum pelantikan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Ketua DPD Kota Surabaya, Hoirul, kepada Ketua DPK Krembangan terpilih, Nawawi. Dalam sambutannya, Nawawi menegaskan komitmen MADAS Nusantara untuk menjaga citra ormas yang bermartabat dan berintegritas.
> “Moto MADAS adalah ‘Bina, Lindung, Sejahtera’. Kami ingin menghapus stigma premanisme yang sering melekat pada ormas. Anggota MADAS wajib menjadi teladan dan pelindung masyarakat, bukan pembuat resah,” tegas Nawawi.
Senada dengan Nawawi, Ketua DPD Surabaya Hoirul juga menegaskan pentingnya sinergi antara MADAS dan pemerintah demi menciptakan iklim sosial yang sehat dan aman.
Lurah Moro Krembangan, Ahmad Husairi, dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap eksistensi MADAS.
> “Kami menyambut gembira kehadiran MADAS di wilayah kami. Kami harap bisa menjadi mitra kritis sekaligus strategis pemerintah dalam menjaga kualitas pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari jajaran keamanan. Bhabinkamtibmas Polsek Krembangan, Aiptu Mulyadi, menyatakan MADAS dapat menjadi mitra dalam menjaga Kamtibmas.
> “Kami harap MADAS ikut mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar menaati aturan jam malam yang ditetapkan pemerintah. Ini demi keamanan dan masa depan anak-anak kita,” katanya.
Wakil Ketua I DPW MADAS Nusantara Jawa Timur, M. Pinda, saat dikonfirmasi mediabarometer.net menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi awal dari kerja nyata.
> “Kami instruksikan seluruh DPK untuk aktif di tengah masyarakat. Bukan hanya hadir, tapi memberi solusi dan perlindungan sosial. MADAS bukan ormas untuk gagah-gagahan, tapi ormas yang bekerja dengan hati,” ujar Pinda.
Sementara itu, Ketua DPK Kenjeran, M. Syafi’i, menyampaikan optimismenya terhadap penguatan struktur MADAS di Surabaya.
> “Kami yakin dengan kepengurusan baru ini, MADAS makin solid dan dipercaya masyarakat. Kami akan terus membina kader agar tetap berada di jalur konstitusional dan profesional dalam pengabdian,” ucap Syafi’i tegas.
Acara ditutup dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Ustadz Kholil, disertai harapan besar agar MADAS Nusantara menjadi wadah yang membawa manfaat dan kedamaian bagi masyarakat Kota Surabaya.
( Sy )














Komentar