Sidoarjo, mediabarometer.net –
Organisasi masyarakat MADAS NUSANTARA mendirikan Posko Bantuan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (1/10/2025). Posko ini berdiri sebagai bentuk kepedulian atas musibah runtuhnya bangunan di kompleks Ponpes tersebut pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Inisiatif ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD MADAS NUSANTARA Sidoarjo, H. Umar, didampingi Wakil Ketua Musleh, bersama jajaran pengurus serta anggota. Kehadiran posko ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moral, logistik, serta bantuan langsung bagi korban maupun keluarga yang terdampak.
Sekretaris Jenderal DPP MADAS NUSANTARA, H. Fauzi, turut hadir dalam proses evakuasi korban. Hingga hari ketiga, pencarian masih dilakukan karena masih ada korban yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan.
Selain DPD Sidoarjo, dukungan juga datang dari berbagai daerah, antara lain:
DPD MADAS NUSANTARA Bangkalan, diwakili Ketua DPK Kecamatan Kamal, H. Agus, yang juga anggota BRIKOM DPW Jatim.
DPD MADAS NUSANTARA Kota Surabaya, diwakili Ketua DPK Kecamatan Bubutan, Mohammad Pinda.
Mereka bersama-sama ikut terjun mendampingi tim penyelamat dan memberi dukungan pada proses evakuasi.
Berdasarkan data sementara yang tertera di papan pengumuman lokasi, jumlah korban yang berhasil dievakuasi mencapai 116 orang, dengan 3 orang meninggal dunia. Namun, menurut keterangan anggota BASARNAS, masih terdapat sekitar 66 orang yang diduga tertimbun, sementara 3 orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Ketua DPW MADAS NUSANTARA Jawa Timur, H. Romlan, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan musibah ini.
“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BASARNAS, TNI, Polri, serta relawan dan semua pihak yang menjadi garda terdepan dalam proses penyelamatan dan evakuasi. Semoga semua korban segera ditemukan dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.
( Syafi’i )

















Komentar