oleh

Lurah Kedung Cowek Gandeng Warga Bersihkan Sungai Cumpat, Siapkan Budidaya Ikan untuk Tingkatkan Ekonomi Nelayan

banner 468x60
Lurah Kedung Cowek kedekatan bersama warga di Cumpat dan Nambangan

SURABAYA, mediabarometer.net – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya. Dipimpin langsung oleh Lurah Kedung Cowek, Frans Setyadi Twee Dyanto Putro, SE, kegiatan kerja bakti membersihkan Sungai Cumpat melibatkan LPMK, pengurus RT/RW, staf kelurahan, para nelayan, serta masyarakat dari dua RW di wilayah Nambangan Cumpat, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kemitraan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran sungai yang selama ini dipenuhi sampah dan sedimentasi. Dengan penuh semangat, seluruh peserta bergotong royong mengangkat sampah, membersihkan dasar sungai, dan mengangkut limbah ke dalam karung untuk selanjutnya dibuang ke tempat yang semestinya.

banner 336x280

Frans panggilan akrabnya pemangku Lurah Kedung Cowek, menjelaskan bahwa kerja bakti tersebut bukan hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga merupakan langkah awal dalam mewujudkan pemanfaatan Sungai Cumpat sebagai kawasan budidaya perikanan yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Gotong royong bersama warga, pembersihan sampah di sungai

“Kerja bakti bersama para nelayan di dua RW ini bertujuan agar Sungai Cumpat menjadi lebih bersih. Ke depan, kami berencana memanfaatkan sungai ini sebagai lokasi budidaya ikan nila dan mujair. Kami akan meminta pendampingan dari Dinas Kelautan, Pertanian, dan Perikanan terkait kelayakan kualitas sumber air di Sungai Cumpat, apakah memungkinkan digunakan sebagai tempat budidaya.

Mudah-mudahan ini dapat menjadi sumber tambahan penghasilan bagi para nelayan saat tidak bisa melaut akibat cuaca ekstrem,” ujar Frans.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan ekonomi keluarga nelayan. Apabila kualitas air dinyatakan layak, Sungai Cumpat diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan budidaya perikanan berbasis masyarakat.

Frans juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan Program Kampung Pancasila di bidang lingkungan hidup. Melalui budaya gotong royong, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya menjaga sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Visi kami adalah mendorong warga agar terus bergotong royong sesuai dengan Program Kampung Pancasila di sisi lingkungan. Kami ingin masyarakat memiliki kepedulian terhadap lingkungan yang bersih dan sehat, terutama menjaga saluran sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Selain menjaga kebersihan, Pemerintah Kelurahan Kedung Cowek juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah dari rumah tangga. Edukasi tersebut diarahkan agar masyarakat mampu mengubah kebiasaan lama membuang sampah sembarangan menjadi budaya memilah sampah organik dan anorganik.

“Kami sebagai pelayan masyarakat terus berupaya mengedukasi warga agar mengubah kebiasaan lama membuang sampah. Masyarakat harus mulai memilah sampah organik dan anorganik, bahkan memanfaatkan sampah yang memiliki nilai jual sehingga dapat menambah penghasilan keluarga,” tambah Frans.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kelurahan Kedung Cowek juga mendorong pembentukan Bank Sampah di setiap wilayah RT dan RW sebagai pusat pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi.

“Contohnya adalah membentuk Bank Sampah di masing-masing wilayah agar pengelolaan sampah lebih terorganisir sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah kelurahan, LPMK, pengurus RT/RW, nelayan, dan seluruh warga, diharapkan Sungai Cumpat tidak hanya menjadi saluran yang bersih dan sehat, tetapi juga berkembang menjadi kawasan produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta menjadi contoh keberhasilan kolaborasi pembangunan berbasis partisipasi warga di Kota Surabaya.

( Saiful Panggih )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed