oleh

KRISIS OKSIGEN DI PULAU BAWEAN, RSUD UMAR MAS’UD DAN DUA PUSKESMAS BERHARAP SOLUSI CEPAT

banner 468x60

BAWEAN, mediabarometer.net – Ketersediaan oksigen medis di Pulau Bawean saat ini menjadi perhatian serius. Meningkatnya jumlah pasien yang membutuhkan terapi oksigen dalam dua pekan terakhir membuat stok oksigen di fasilitas kesehatan terus menipis. Kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh RSUD Umar Mas’ud, tetapi juga oleh Puskesmas Sangkapura dan Puskesmas Tambak.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, pada Sabtu (20/6/2026), wartawan mediaberometer.net menghubungi Direktur RSUD Umar Mas’ud, drg. Helizzamah, melalui sambungan telepon seluler. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa kebutuhan oksigen mengalami peningkatan signifikan akibat bertambahnya pasien yang mengalami gangguan pernapasan.

banner 336x280

“Selama dua minggu terakhir, pasien yang membutuhkan terapi oksigen meningkat. Akibatnya kebutuhan oksigen juga meningkat dan saat ini kami menghadapi keterbatasan pasokan,” ungkapnya.

Menurut Helizzamah, tantangan terbesar bukan hanya tingginya kebutuhan, tetapi juga keterbatasan distribusi ke Pulau Bawean. Selama ini pasokan oksigen masih bergantung pada pengiriman menggunakan Kapal Layar Motor (KLM) yang frekuensi pelayarannya terbatas, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh fasilitas kesehatan secara optimal.

Situasi tersebut membuat rumah sakit dan puskesmas harus berupaya keras mengatur penggunaan stok yang tersedia agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Di tengah keterbatasan tersebut, para tenaga kesehatan di RSUD Umar Mas’ud, Puskesmas Sangkapura, dan Puskesmas Tambak terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pihak rumah sakit sebenarnya telah memanfaatkan oxygen concentrator sebagai alternatif penyedia oksigen. Namun alat tersebut belum dapat sepenuhnya menggantikan kebutuhan oksigen medis dalam bentuk tabung, terutama ketika jumlah pasien yang membutuhkan terapi oksigen meningkat secara bersamaan.

Karena itu, RSUD Umar Mas’ud bersama dua puskesmas di Pulau Bawean berharap adanya solusi distribusi yang lebih efektif. Salah satu usulan yang disampaikan adalah pemberian izin kepada KMP Gili Iyang untuk mengangkut tabung oksigen sesuai standar keselamatan pelayaran. Dengan jadwal pelayaran yang lebih rutin, diharapkan pasokan oksigen dapat terjaga dan kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Kondisi ini mengundang keprihatinan karena oksigen merupakan kebutuhan vital dalam pelayanan kesehatan. Bagi pasien yang mengalami gangguan pernapasan, ketersediaan oksigen bukan hanya soal pelayanan medis, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa.

Masyarakat Pulau Bawean berharap persoalan ini segera mendapat perhatian dan solusi dari pihak terkait, sehingga pelayanan kesehatan di RSUD Umar Mas’ud, Puskesmas Sangkapura, dan Puskesmas Tambak dapat terus berjalan optimal demi keselamatan masyarakat.

( A.latif )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *