Bawean, mediabarometer.net – Menjelang bulan suci Ramadan, Kepolisian Sektor Tambak bersama unsur LBH, Ansor dan Banser Bawean menggelar koordinasi bersama di Mako Polsek Tambak, Senin (16/2/2026) pukul 10.30 WIB. Pertemuan ini dipimpin langsung Kapolsek Tambak IPTU Mustofah, S.H., sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan puasa.
Hadir dalam rapat tersebut Baharuddin (LBH PC NU), Safira (mantan Ketua PC Ansor Bawean), Buruddin (LBH PC Ansor Bawean), Ali (Ketua Banser Bawean), Guntur (Ketua PAC Ansor Tambak), Tabrani Rido (Sekretaris PAC Ansor Tambak), Tosim (Ketua Banser PAC Tambak), serta Aziz (anggota LBH PC Ansor Bawean).
Dalam rapat tersebut, sejumlah poin penting disepakati sebagai komitmen bersama menjaga ketertiban wilayah Tambak dan Bawean secara umum selama Ramadan.
Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain maraknya balapan sepeda pancal jenis BMX oleh anak-anak yang dinilai mengganggu arus lalu lintas, balapan liar kendaraan bermotor, serta penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat. Selain itu, pemberantasan narkoba dan minuman keras juga menjadi prioritas utama.
Kapolsek Tambak IPTU Mustofah, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadan.
“Menjelang Ramadan ini, kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Ansor dan Banser, untuk bersama-sama mengedukasi dan mengawasi lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Selain itu, rapat juga menyepakati pembatasan penggunaan pengeras suara saat membangunkan sahur agar tetap memperhatikan kenyamanan warga. Praktik sabung ayam dan permainan “tok-tok” yang berpotensi mengganggu ketertiban juga disepakati untuk tidak dilakukan selama Ramadan.
Ketua PAC Ansor Tambak, Guntur, menyatakan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan kepolisian.
“Kami siap membantu menjaga ketertiban, khususnya di tingkat desa dan dusun. Ramadan adalah momentum ibadah, jadi harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Banser Bawean, Ali, menegaskan komitmen Banser untuk ikut serta dalam pengawasan di lapangan guna mencegah kenakalan remaja dan penyakit masyarakat.
Kegiatan koordinasi yang digelar di Mako Kepolisian Resor Gresik sektor Tambak ini berlangsung aman dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, sinergi antara kepolisian dan organisasi kepemudaan ini mampu menciptakan suasana Ramadan yang tertib, nyaman, dan khusyuk bagi masyarakat Bawean.
“Jadilah anggota Polri yang bisa merasa, bukan merasa bisa. Layani masyarakat dengan hati, senyum, sapa, salam,” menjadi penegasan komitmen humanis yang kembali digaungkan dalam pertemuan tersebut.
( A.latif )











Komentar