Surabaya, mediabarometer.net – Dalam rangka pelaksanaan pekerjaan erection girder pada pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan SMAN 19 Surabaya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur memberlakukan penutupan sebagian jalur serta penerapan sistem contraflow di ruas Jalan Kedung Cowek, Rabu malam (7/1/2026) hingga Kamis dini hari (8/1/2026).
Pada tahap awal pemasangan, pekerjaan difokuskan di sisi Timur jalan. Arus lalu lintas dari arah Jembatan Suramadu menuju Surabaya untuk sementara dialihkan ke sisi Barat jalan dan diatur menjadi dua jalur guna menjaga kelancaran arus kendaraan selama proses pengangkatan girder berlangsung.
Setelah pekerjaan di sisi Timur selesai, tahap selanjutnya dilakukan pemasangan girder di sisi Barat jalan dengan pengaturan arus lalu lintas yang disesuaikan oleh petugas di lapangan. Penataan arus ini diterapkan secara situasional dan bertahap demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta pekerja proyek.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB, dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas melibatkan pegawai proyek, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta petugas kepolisian dari jajaran Polsek Kenjeran dan Unit Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Proses pemasangan girder JPO dilakukan menggunakan alat berat crane, dengan pengawasan ketat dari seluruh unsur terkait. Hingga kegiatan selesai, pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan lancar, tanpa menimbulkan gangguan signifikan terhadap arus lalu lintas.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan, dan mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
Harapan dari hasil pembangunan Jembatan penyeberangan orang ( JPO ) nantinya bermanfaat bagi warga sekitar untuk mempermudah Penyeberang pejalan kaki dan memberikan rasa aman di jalan raya.
( Cak Mus )














Komentar