Gresik, mediabarometer.net — Rabu ( 26/11/2025 ) Banjir yang melanda Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Gresik, terjadi akibat empat titik tanggul jebol di dua dusun pascahujan deras pada Minggu–Senin (16–17 November 2025). Debit air yang tinggi membuat tangkis tak mampu menahan aliran, sehingga air meluap dan merendam permukiman warga.

Sejak awal kejadian, Kepala Desa Pranti P. Hardi bergerak cepat turun langsung ke lokasi. Ia memimpin kerja bakti bersama perangkat desa dan warga untuk mengendalikan situasi darurat. Kekompakan antara pemerintah desa dan masyarakat terlihat jelas di lapangan.
Salah satu warga Dusun Glundung, Purwadi, mengatakan bahwa perhatian Kades Hardi sangat terasa. Warga terdampak mendapat nasi bungkus tiga kali sehari dan perlengkapan dapur untuk tetap bisa memasak selama banjir.
Bantuan dari BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( DPUTR ) Gresik juga segera datang. Tim DPUTR melakukan survei lapangan serta pengerjaan teknis dengan alat berat.
Perkembangan Terbaru : Semua Titik Ditangani DPUTR Bersama Warga
Dikonfirmasi pada Rabu (26/11/2025), Hardi merinci empat titik tanggul yang jebol :
Dusun Glundung : 1 titik — sudah diperbaiki oleh DPUTR Gresik bersama warga setempat.
Dusun Pranti : 3 titik — dua titik telah selesai diperbaiki menggunakan alat berat excavator, juga dengan dukungan tenaga warga; satu titik terakhir dijadwalkan diperbaiki besok.
Dengan demikian, seluruh 4 titik tanggul mendapat penanganan oleh DPUTR Gresik bersama masyarakat setempat, sehingga proses perbaikan berlangsung lebih cepat.
Empat titik kerusakan ini sebelumnya menyebabkan air masuk ke permukiman dan merendam 247 rumah di dua dusun.
Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
Kerja bersama antara pemerintah desa, DPUTR, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan banjir. Pemuda, perangkat desa, dan tokoh masyarakat ikut terjun bergotong royong memperbaiki tanggul untuk mencegah banjir susulan.
Kades Hardi hingga kini tetap berada di lapangan untuk memastikan penanganan tanggul selesai dan warga kembali aman
( Cak Mus )














Komentar