Surabaya, mediabarometer.net –
LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) DPC Surabaya segera melayangkan laporan resmi kepada dinas terkait dan Aparat Penegak Hukum ( APH ) atas dugaan penyimpangan proyek pembangunan saluran U-Ditch di Kelurahan Krembangan Selatan.
Proyek tersebut tercatat dalam Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan, dengan Nama Pekerjaan: Pembangunan U-Ditch 60/80 dengan Cover Gandar 10 Ton (Jl. Pesapen Selatan RT 03 RW 14). Berdasarkan data resmi, proyek ini memiliki Nomor Kontrak 000.3.2/144/436.9.13.3/2025, tertanggal 21 Juli 2025, dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana: CV. Nagasasra Java Dwipa, dengan Konsultan Pengawas: CV. Jagra Reka Nuswantara, dan bersumber dari Anggaran Tahun 2025.
Namun, berdasarkan hasil investigasi lapangan, proyek tersebut diduga asal jadi, dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai RAP, spek, dan SOP. Bahkan, ditemukan pelanggaran serius seperti hilangnya tiang besi yang diduga aset negara, tidak adanya papan reklame proyek, serta ketiadaan bedeng pekerja yang seharusnya menjadi standar pelaksanaan.
Ketua LSM TRINUSA DPC Surabaya, Mulyadi, menegaskan bahwa pihaknya akan mendesak audit menyeluruh.
“Kami akan melaporkan proyek ini secara resmi. Bukan hanya dugaan penyimpangan teknis, tapi ada indikasi penyalahgunaan anggaran Rp 1,5 miliar di 4 titik yang rawan disunat dan berpotensi menjadi ajang korupsi kolektif. Jika terbukti, maka semua yang terlibat harus diproses hukum,” tegasnya.
LSM TRINUSA juga menilai adanya dugaan keterlibatan “orang dalam” yang ikut bermain dalam proyek ini.
“Minimnya transparansi, tidak adanya papan informasi proyek, serta lemahnya pengawasan menambah kuat dugaan ada praktik korupsi yang terstruktur,” tambahnya.
LSM TRINUSA menegaskan akan melaporkan kasus ini ke Polda Jatim, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kejari Tanjung Perak Surabaya, Wali Kota Surabaya, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Inspektorat Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya, DPRD Kota Surabaya, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
LSM TRINUSA memastikan akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas demi menjaga integritas anggaran dan aset negara.
( Red )
TO BE CONTINUE














Komentar