Gresik, mediabarometer.net – Hujan deras yang mengguyur Pulau Bawean selama empat jam, sejak pukul 12.00 tengah malam hingga 04.00 pagi, Selasa (20/5/2025), menyebabkan dua titik tebing longsor di wilayah Desa Gunung Teguh, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik.
Titik pertama terjadi di Dusun Balikbak Gunung, sekitar pukul 03.30 pagi. Tebing setinggi 3 meter dan panjang 6 meter longsor di dekat rumah Bapak Nin’asi. Material longsoran menutup sebagian akses belakang rumah, namun tidak sampai merusak bangunan utama.
Titik kedua terjadi lebih awal, pada pukul 03.10 pagi di Dusun Gunung Suka, tepatnya di sekitar rumah Bapak Saiful. Tebing setinggi 5 meter dengan panjang 4 meter ambrol ke arah bawah, menyebabkan tanah menumpuk di sekitar pekarangan. Rumah tidak terdampak langsung, namun kondisi tersebut membuat warga sekitar khawatir akan longsor susulan.
Pagi harinya, sekitar pukul 10.00 WIB, Kasi Trantib Kecamatan Sangkapura, Bapak Lutfi Manar, SH., bersama dua stafnya dan perangkat desa Gunung Teguh turun langsung ke lokasi untuk memeriksa kondisi lapangan dan mendata potensi risiko lanjutan.
Pemerintah desa bergerak cepat. Kepala Desa Gunung Teguh, Abdul Haris, menyampaikan bahwa pihak desa telah menyalurkan empat lembar terpal ke lokasi longsoran sebagai upaya penanganan darurat untuk menutup bagian tebing yang terbuka, guna mengurangi risiko longsor lanjutan jika hujan kembali turun.
Warga diminta tetap waspada, terutama yang tinggal di sekitar lereng dan kawasan rawan longsor. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Pulau Bawean dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah desa dan kecamatan terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang dinilai berisiko.
( A.Latif )














Komentar