oleh

Di Balik Isu MBG, Monev Ungkap Fakta di SPPG Namira Berkah

banner 468x60

BAWEAN, mediabarometer.net — Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap SPPG Namira Berkah oleh Pemerintah Kecamatan Tambak mengungkap sejumlah fakta terkait kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya menjadi perhatian publik.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026 tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tambak, Supaji Alatas, bersama Plt Kasi Ekonomi Kecamatan Tambak, Marjan, sebagai tindak lanjut atas informasi yang beredar di masyarakat.

banner 336x280

Berdasarkan dokumen Berita Acara Monev yang diperoleh mediabarometer.net, laporan masyarakat di media sosial menyoroti kualitas makanan, khususnya terkait adanya aroma pada menu yang sempat menimbulkan polemik.

Dalam dokumen tersebut, pihak pengelola SPPG Namira Berkah memberikan klarifikasi bahwa aroma yang muncul bukan disebabkan oleh makanan basi, melainkan berasal dari proses marinasi bumbu yang berlangsung cukup lama sehingga menimbulkan bau menyengat.

Selain itu, disebutkan bahwa telah dilakukan pengecekan di sejumlah sekolah, dan makanan yang didistribusikan dinyatakan masih layak untuk dikonsumsi.

Meski demikian, tim Monev tetap memberikan sejumlah rekomendasi perbaikan kepada pihak pengelola. Salah satunya adalah memperketat standar operasional prosedur (SOP), khususnya terkait waktu jeda antara proses memasak hingga distribusi yang dibatasi maksimal empat jam.

Tim juga mendorong adanya penyampaian klarifikasi kepada publik guna meredam polemik yang berkembang di media sosial, serta akan melakukan evaluasi lanjutan secara berkala melalui inspeksi mendadak.

Sebagai bagian dari upaya konfirmasi, pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, wartawan mediabarometer.net mendatangi langsung Kepala SPPG Namira Berkah, Rizka Devina Azaria, guna memperoleh keterangan.

Dalam keterangannya, Rizka menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan penjelasan kronologi kepada tim Monitoring dan Evaluasi (Monev).

“Kami sudah menyampaikan kronologi kejadian kepada tim Monev. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekcam Tambak, Supaji Alatas, menyampaikan bahwa kondisi saat ini dalam keadaan terkendali dan proses evaluasi masih berjalan.

“Situasi saat ini dalam kondisi terkendali, dan proses evaluasi masih terus berjalan sesuai hasil monitoring,” jelasnya.

Hingga saat ini, proses evaluasi dan tindak lanjut masih berlangsung guna memastikan kualitas layanan program MBG tetap terjaga serta kepercayaan masyarakat dapat dipertahankan.

( A.latif )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *