Bawean,Gresik MediaBarometer.net — Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, berdampak pada sejumlah lahan pertanian padi. Hasil survei lapangan UPT Pelaksana Penyuluh Pertanian Bawean mencatat adanya lahan terdampak banjir dan genangan air di Desa Sawahmulya dan Desa Lebak.

Di Desa Sawahmulya, lahan milik Kelompok Tani Dayabata dengan umur tanaman padi sekitar 7 Hari Setelah Tanam (HST) mengalami banjir akibat jebolnya tanggul sungai. Luapan air membawa material hanyutan berupa kayu yang menyapu area persawahan. Total lahan terdampak mencapai ± 0,2 hektare dan seluruhnya dinyatakan puso atau gagal panen.
Sementara itu, di Desa Lebak, lahan Kelompok Tani Lebak dengan tanaman padi berumur sekitar 27 HST terdampak genangan air akibat curah hujan yang tinggi. Total lahan terdampak mencapai ± 1 hektare, dengan tingkat kerusakan ringan, ditandai sekitar 5 persen tanaman padi mati. Petani setempat telah melakukan gotong royong untuk mengalirkan air keluar dari area sawah guna mencegah kerusakan meluas.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala UPT Pelaksana Penyuluh Pertanian Bawean, Lailatul Mukarromah, menyampaikan bahwa seluruh proses pendataan dilakukan secara tim di lapangan, melibatkan petugas teknis dan penyuluh pertanian, sehingga data yang disampaikan benar-benar berdasarkan kondisi riil di lokasi.
“Kerja kami itu tim di lapangan, bersama petugas teknis dan penyuluh. Data yang kami laporkan ke dinas sesuai dengan hasil survei langsung, bahkan kami lengkapi dengan dokumentasi video kejadian banjir di sawah,” ujar Lailatul Mukarromah.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangun sektor pertanian di Pulau Bawean. Melalui koordinasi dengan dinas, UPT Bawean juga akan mengusulkan bantuan bibit padi bagi petani yang lahan pertaniannya terdampak banjir.
Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya Bupati Gresik telah memberikan perhatian kepada petani Bawean dengan menyalurkan bantuan pupuk non subsidi Phonska Plus kepada kelompok tani sebelum musim tanam berlangsung.
( A.latif )











Komentar