Gresik, mediabarometer.net – Pemilihan Cak & Yuk Gresik 2025 kembali menjadi sorotan publik, terutama dengan tampilnya sosok muda berbakat asal Bawean, Ahmad Maulana, mahasiswa Teknik Informatika Politeknik Negeri Jember, yang berhasil menembus jajaran Finalis Cak Gresik 2025 dengan nomor peserta 05.
Dalam salah satu rangkaian kegiatan karantina, para finalis tampak mengikuti sesi pemeriksaan kesehatan dan pendataan. Salah satu finalis tampak mengenakan seragam resmi dan selempang “Finalis Cak Gresik”, menggambarkan keseriusan kompetisi ini. Ahmad Maulana pun menjadi bagian dari rangkaian proses tersebut sebagai peserta resmi.
Berangkat dan Mendaftar Secara Mandiri
Ahmad Maulana diketahui mengikuti ajang ini tanpa sponsor dan tanpa pendampingan lembaga. Ia memilih berangkat dari Bawean dan mendaftar secara mandiri, sebuah langkah yang mendapat apresiasi luas karena menunjukkan tekad kuat untuk berkembang.
Ahmad Maulana menyampaikan bahwa keikutsertaannya merupakan bagian dari komitmen pribadinya.
“Saya ingin membuktikan bahwa pemuda Bawean juga mampu bersaing di ajang resmi seperti Cak & Yuk Gresik. Saya datang dan daftar sendiri untuk mencari pengalaman, mengasah kemampuan, sekaligus membawa nama baik daerah. Semoga hasilnya bisa membanggakan,” ujarnya,
Ayahnya, Muhlis, mengaku bangga atas langkah putranya.
“Saya sangat bangga dengan keberanian Ahmad. Semua ini murni usaha dan kemauan sendiri. Kami keluarga tentu mendukung penuh, dan berharap Ahmad bisa membawa nama baik keluarga dan Bawean,” ucapnya.
Tidak hanya keluarga, sejumlah pesantren ternama di Bawean turut memberikan dukungan moral:
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Khoiro Ummah, melalui pengasuhnya Kiyai Hasan Bisri, menyatakan dukungan.
“Kami mendukung Ahmad karena semangatnya baik dan ia membawa nama daerah. Semoga Allah memudahkan langkahnya,” tuturnya.
Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tahfidz Mambaul Falah juga memberikan dukungan kepada Ahmad sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan pemuda Bawean di tingkat kabupaten.
SMA Negeri 1 Sangkapura—mulai dari guru, siswa, hingga alumni—turut memberikan dorongan dengan ikut memaksimalkan vote untuk memperkuat posisi Ahmad di pemilihan Cak Gresik tahun ini.
Dukungan masyarakat juga hadir dari berbagai kalangan, salah satunya Abdul Adim, warga Sangkapura.
“Ahmad memberi contoh bahwa anak pulau punya kesempatan yang sama untuk bersaing. Kami bangga dan mendukung penuh usahanya,” ujarnya.
Saat ini, seluruh finalis tengah memasuki fase voting publik, di mana masyarakat dapat memberikan suara melalui QR Code resmi yang telah disediakan panitia. Poster voting tersebut memperlihatkan tata cara pemilihan finalis menggunakan mobile banking atau dompet digital.
Dengan semangat mandiri, dukungan keluarga, pesantren, sekolah, dan masyarakat Bawean, Ahmad Maulana diharapkan mampu melaju lebih jauh dan meraih hasil terbaik dalam Pemilihan Cak & Yuk Gresik 2025.
( A.latif )













Komentar