oleh

BBM Langka di Jawa Timur! SPBU Sepi, Pom Mini Diserbu — Publik Pertanyakan Arah Kebijakan Pertamina dan Pemerintah

banner 468x60

Surabaya – Malang, mediabarometer.net – Krisis bahan bakar kembali menghantam wilayah Jawa Timur. Sejak Sabtu malam (1/11) sekitar pukul 21.00 WIB, sejumlah SPBU di jalur Surabaya hingga Malang terpantau kehabisan stok Pertamax dan Pertamax Turbo. Hingga Minggu siang (2/11), situasi tak kunjung normal. SPBU sepi, pengendara panik, sementara pom mini dan penjual eceran justru kebanjiran pembeli.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, banyak SPBU menutup dispenser Pertamax dan Turbo karena pasokan tak kunjung datang. Ironisnya, warga justru beralih ke pom mini yang masih menjual stok sisa dengan harga lebih mahal. Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar: apa yang sebenarnya terjadi dengan distribusi BBM di bawah kendali Pertamina?

banner 336x280

“Biasanya isi Pertamax biar mesin awet, tapi sekarang kosong semua. Mau tidak mau isi Pertalite, tapi takut dapat oplosan,” ungkap seorang pengendara mobil di kawasan Singosari, Malang.

Situasi ini memperparah beban masyarakat. Pengeluaran bahan bakar meningkat tajam: pengendara motor kini harus merogoh kocek hingga Rp150 ribu, sementara mobil mencapai Rp500 ribu per pengisian. Warga menilai, kebijakan energi pemerintah tampak tidak konsisten antara dorongan menuju kendaraan listrik dengan jaminan ketersediaan BBM konvensional.

Beberapa pengamat energi menyebut, krisis ini bisa menjadi indikasi lemahnya manajemen distribusi dan komunikasi publik Pertamina. Kelangkaan yang terus berulang tanpa kejelasan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap BUMN migas terbesar tersebut.

Pertanyaan besar pun mencuat:

Apakah kelangkaan ini bagian dari transisi menuju kendaraan listrik, atau justru bukti nyata bahwa rantai distribusi BBM nasional sedang bermasalah?

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pertamina maupun Kementerian ESDM. Namun publik menunggu langkah cepat dan transparan dari pemerintah. Jika dibiarkan, krisis kepercayaan terhadap pasokan energi nasional bisa meluas.

Masyarakat mendesak Pertamina dan pemerintah segera turun tangan langsung memastikan ketersediaan BBM di seluruh wilayah Jawa Timur, agar roda ekonomi dan mobilitas masyarakat tidak lumpuh karena kelalaian distribusi.

( Tim )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *