Bawean,Gresik, mediabarometer.net — Curah hujan tinggi yang mengguyur Pulau Bawean menyebabkan banjir di Desa Kepuh Teluk, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Kamis (8/1/2026). Peristiwa tersebut merendam empat dusun dan sempat mengganggu aktivitas warga.
Kapolsek Tambak, IPTU Mustofah, SH, mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 14.00 WIB akibat alur sungai menuju laut tidak mampu menampung debit air yang cukup besar.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan aliran sungai tidak mampu menampung debit air, sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga,” ujarnya.
Banjir merendam Dusun Pesisir, Dusun Telukemur, Dusun Daya Sungai, dan Dusun Pecinan dengan ketinggian air antara 20 hingga 40 sentimeter. Genangan air menggenangi jalan desa, persawahan, hingga rumah warga dan mulai surut sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dampak banjir dirasakan pada area persawahan warga yang baru dilakukan persemaian dan penanaman bibit padi. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
Aparat kepolisian telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian serta pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan kondisi di lapangan.
Kapolsek Tambak juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada selama musim penghujan.
“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan keselamatan, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat atau potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama alur sungai dari sampah dan material kayu yang berpotensi menghambat aliran air.
Selama proses pemantauan, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
( A.latif )











Komentar