Surabaya,mediabarometer.net– Semangat menjaga warisan budaya dan menghormati leluhur terus dijaga oleh warga Banyu Urip Wetan 1 RW 6, Kelurahan Banyu Urip, Surabaya. Setiap tahunnya, warga menggelar Haul Mbah Kramat Dewo, sosok yang diyakini sebagai pembabat alas atau tokoh awal yang membuka wilayah tersebut.
Tahun ini, peringatan Haul digelar pada Jumat–Sabtu, 25–26 April 2025, dengan rangkaian acara religi dan budaya. Acara ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga wujud nyata pelestarian tradisi oleh masyarakat setempat, dibantu oleh tokoh peduli budaya, Rasidi Indrawan atau yang akrab disapa Aba Rosid, penanggung jawab komunitas Wong Bodho Jurnalis (WBJ) Gresik.
“Kami ingin terus menjaga tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan penghormatan atas jasa Mbah Kramat Dewo,” ungkap Aba Rosid. Bersama Aba Joko, ia turut menjadi panitia dan donatur acara melalui dukungan dari CV Primajaya Tenda, serta sinergi dengan Media PT Nusantara Utama Group dan Yayasan Wong Bodho Pondok Mburi.
Acara ini terbuka untuk umum, dengan tamu kehormatan Gus Muhammad Sukoiri, pendiri Yayasan Wong Bodho. Pelaksanaan teknis acara dikomandoi oleh P. Heri dan Pak Sutik, dua tokoh lokal yang aktif di kegiatan sosial dan budaya warga.
Jadwal Kegiatan:
Jumat, 25 April 2025 – Lokasi: Area Makam
06.00 WIB: Tahfidz Qur’an
19.00 WIB: Kirab Tumpeng dan Tahlil
Pagelaran Wayang Kulit oleh Ki Bambang Handoyo dan Campur Sari
Sabtu, 26 April 2025 – Lokasi: Pasar Burung, Kupang Surabaya
19.00 WIB: Terapi Pijat Gratis
Pagelaran Wayang Kulit & Campur SariHaul Mbah Kramat Dewo bukan hanya bentuk penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga, menanamkan nilai-nilai spiritual, serta menghidupkan kembali kecintaan terhadap budaya lokal.
( Cak Mus )














Komentar