Merak – Cilegon,mediabarometer.net – Selasa ( 31/03/2026 ) Menanggapi beredarnya informasi terkait dugaan kurang profesionalnya oknum Humas PT ASDP di Pelabuhan Bakauheni, sejumlah pihak mengimbau agar publik melihat persoalan ini secara lebih berimbang dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Beberapa sumber internal menyebutkan bahwa situasi di lapangan pada periode 23 hingga 28 Maret 2026 memang sedang dalam kondisi padat aktivitas, seiring meningkatnya arus penumpang dan kendaraan. Hal ini diduga memengaruhi respons pelayanan, termasuk dalam komunikasi dengan awak media.
Pihak yang memahami mekanisme kerja kehumasan menjelaskan bahwa Humas memiliki tanggung jawab yang kompleks, tidak hanya melayani media, tetapi juga mengelola informasi internal, menjaga stabilitas komunikasi publik, serta memastikan setiap pernyataan yang disampaikan telah melalui proses verifikasi.
Perlu Evaluasi, Bukan Penghakiman
Pengamat komunikasi publik menilai bahwa jika memang terdapat kekurangan dalam pelayanan, langkah yang tepat adalah evaluasi internal, bukan langsung menghakimi individu tertentu. Setiap institusi besar tentu memiliki mekanisme pembinaan dan perbaikan kinerja.
Selain itu, penting juga bagi semua pihak, termasuk awak media dan institusi, untuk menjaga komunikasi dua arah yang konstruktif. Sinergi yang baik akan menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan profesional.
Komitmen Pelayanan Publik
PT ASDP sebagai operator transportasi nasional selama ini dikenal memiliki komitmen dalam pelayanan publik. Berbagai upaya peningkatan fasilitas dan sistem informasi terus dilakukan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan adanya dinamika ini, diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara Humas dan awak media, sehingga ke depan hubungan kemitraan dapat berjalan lebih harmonis dan produktif.
Hingga berita ini dipublikasi, Redaksi sudah klarifikasi resmi dengan Humas pihak PT ASDP melalui inisial MYL, guna memberikan penjelasan utuh atas situasi yang terjadi.
( Red )











Komentar