oleh

Korban Jambret di Jalan Kusuma Bangsa Meninggal Dunia, Keluarga Desak Polisi Bertindak Tegas

banner 468x60

Surabaya, barometer.net – Perizada Eilga Artemisia (19), warga Gembong Gang IV, yang menjadi korban penjambretan di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Jenazah Eilga dikebumikan di TPU Rangkah pada Jumat pagi, 3 Januari 2025.

Moch Syamsul Basori, paman korban, membenarkan kabar duka ini. Menurutnya, keponakannya menghembuskan napas terakhir pada Kamis malam, sekitar pukul 19.00 WIB, setelah sempat mengalami sesak napas dan muntah darah.

banner 336x280

“Ponakan saya wafat karena dampak penjambretan itu. Kami sangat kehilangan, apalagi dia adalah anak tunggal. Orang tuanya sangat terpukul,” ujar Basori.

Pihak keluarga mendesak kepolisian segera menangkap pelaku penjambretan yang membuat Jalan Kusuma Bangsa dikenal rawan aksi kejahatan. Hingga saat ini, laporan yang diajukan ke Polsek Tambaksari belum menunjukkan perkembangan berarti.

“Kami berharap polisi serius menangani kasus ini agar tidak ada lagi korban. Jalan itu sudah sering jadi lokasi kejahatan,” tegas Basori.

Kronologi Kejadian

Insiden penjambretan terjadi pada Selasa dini hari, 17 Desember 2024. Dalam perjalanan pulang dari tempat kerja, korban tiba-tiba dipepet seorang pria bermotor di kawasan dekat Rumah Sakit DKT Gubeng Pojok. Pelaku yang mengenakan jaket kulit dan topi cokelat merampas tas Eilga, menyebabkan korban terjatuh dari motornya.

Tas korban berisi dua ponsel, dokumen penting, dan barang berharga lainnya ikut hilang. Korban mengalami luka-luka akibat jatuh ke aspal.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto, menyatakan komitmennya untuk mengungkap kasus ini. “Polsek setempat masih melakukan penyelidikan, pelaku sedang dalam proses identifikasi,” kata Aris.

Meninggalnya Eilga menambah daftar korban kejahatan jalanan yang berujung tragis. Keluarga berharap kasus ini menjadi peringatan serius bagi aparat dan masyarakat akan pentingnya keamanan di ruang publik.

( Red )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *