Bawean, mediabarometer.net – Karang Taruna Teguh Mandiri Desa Gunungteguh kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pelayanan sosial dan keagamaan. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Mengurus Jenazah yang digelar pada 3 Desember 2025 di Musholla Sabilul Muttaqin, diikuti para pemuda, kader karang taruna, dan warga yang ingin memperdalam ilmu fardu kifayah.
Ketua Karang Taruna Teguh Mandiri, Sanim, dalam sambutannya menegaskan pentingnya generasi muda menguasai kemampuan dasar dalam pengurusan jenazah.
“Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan, tetapi bagian dari upaya kami memperkuat peran sosial pemuda di desa. Kami ingin kontribusi Karang Taruna tidak hanya di bidang kepemudaan, tetapi juga dalam pelayanan umat,” ujarnya.
Pelatihan dipandu langsung oleh K.H. Moh Masykur, yang dikenal memiliki kompetensi dalam bidang fardu kifayah, serta didampingi K. Hosen selaku ketua takmir musholla. Adapun materi yang diberikan meliputi:
Tata cara memandikan jenazah
Praktik mengkafani yang benar
Tata cara salat jenazah
Etika dan adab dalam pengurusan
Prosedur pengantaran ke pemakaman
Suasana pelatihan berlangsung antusias, terutama pada sesi praktik menggunakan alat peraga. Para pemuda mendapat kesempatan mencoba langsung proses memandikan hingga mengkafani jenazah sehingga memahami setiap tahapan secara rinci sesuai tuntunan syariat Islam.
Kepala Desa Gunungteguh, Abdul Haris, memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif Karang Taruna.
“Kami sangat mendukung program seperti ini. Ilmu fardu kifayah adalah kebutuhan dasar masyarakat, dan pelatihan ini menunjukkan bahwa pemuda kita siap mengambil peran dalam membantu sesama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi warga,” ungkapnya.
Para peserta mengaku mendapat banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kepercayaan diri untuk terlibat membantu warga saat terjadi musibah. Warga pun menilai kegiatan ini memperkuat solidaritas sosial serta semangat gotong royong di Desa Gunungteguh.
Karang Taruna Teguh Mandiri berharap pelatihan ini dapat menjadi program berkelanjutan sebagai wujud pengabdian nyata pemuda terhadap masyarakat.
( A.latif )











Komentar